BUNDA ABRAR

Assalamualaikum wr. wb. Disini terdapat segala curahan hati, cerita, informasi, dan motivasi....=) .:Luruskan niat, Sempurnakan ikhtiar, Tingkatkan Tawakkal:. .:Straight your plan, Complete your effort , Raise your Tawakkal.

Thursday, December 29, 2011

Istri di balik kesuksesan Suami

Suami dan istri adalah satu. Hidup Bersama saling berdampingan. Saling memberi & menerima. Saling menguatkan satu sama lain. Saling mendukung dan memotivasi. Lalu apa yang sebaiknya sang istri lakukan tuk menguatkan suami tercinta?. Berikut adalah hasil copas dari group Fb recomended Seller & Buyer, khususnya buat saya baca sendiri. Bukan untuk di publish ke para suami, mundak mereka ntar pada GR hehe ...


Buat para istri;


✔ Pernahkah kita menyadari sudah berapa lama kita menikah?
✔ Dan bagaimanakah hubungan kita dengan suami tercinta saat ini?



✧ Mari luangkan waktu sejenak untuk merenungkan kualitas kasih kita....=-?



Saat suamiku bangun pagi,
✔ Adakah aku di sana yang menyapa dengan senyuman? .... atau bahkan dengan kecupan?
☞ Pastilah itu akan mencerahkan hatinya.



Saat suamiku ada masalah di kerjaan,...
✔ Adakah aku menyadarinya?
✔ Apakah aku mensupportnya dengan kata-kata positif, kepercayaan, dan doa baginya?
☞ Pastilah itu akan menenangkan pikirannya.



Saat hubungan terasa hampa,
✔ Adakah aku berusaha menarik hatinya? Dengan kejutan-kejutan manis... dsb?
☞ Dalam hatinya, pastilah ia menghargainya.



Saat suamiku pulang kerja,
✔ Adakah aku di sana untuk menghibur dia yang lelah?
✔ Adakah aku di sana, untuk menemaninya makan?
☑ Walaupun mungkin aku sendiri sudah makan?



Saat dia sibuk bekerja di rumah,
✔ Adakah aku disana dan menemaninya?
☑ Walaupun aku mungkin tidak paham pekerjaannya,...
☞ Namun pastilah ia menghargai kehadiran dan perhatianku.... :)



Saat aku di rumah
✔ Sudahkah aku selalu menjaga diri untuk tampil menarik dan terlihat segar baginya?



Saat menonton tv,
✔ Apakah aku suka menemaninya?
☑ Walaupun mungkin aku tidak suka acara yang disukainya?
☞ Aku ingin berbagi komunikasi apapun dengannya...



♡ Ingatlah bahwa dengan menanam kasih, kita pun akan menuai kasih...
♡ Jangan berharap untuk menerima kasih, jangan menuntut ini dan itu...
♡ Tetapi berikanlah lebih dulu :
Hatimu,
Waktumu,
Perhatianmu,
Relakan kesukaanmu,
Mulailah komunikasi lebih dulu...



⇄ Jangan biarkan tempat itu diisi oleh orang lain...
⇄ Di dunia jumlah wanita lebih banyak dari pria,
⇄ Maka kemungkinan adanya idaman wanita lain lebih tinggi dari idaman seorang pria lain...



So....
⇄ Penuhilah selalu hati suami mu...
⇄ Itu memang telah menjadi tempat dan milikmu.



۩ Believe that u can!
"Dibalik keberhasilan seorang suami, ada istri yang sejati"

Source: Blog Umi Ina

Wednesday, October 5, 2011

Photo Albums at WiddlyTinks.com
Scrapbooking Photo Tinks by WiddlyTinks.com

Doa Kami di Milad Abrar yang Kelima

Scrapbook at WiddlyTinks.com
Scrapbooking Ideas Photo Tinks by WiddlyTinks.com

4 Oktober 2006, lima tahun yang lalu bunda memelukmu untuk yang pertama kali. Anugerah indah dari sang Maha Rahim dan amanat yang harus kami jaga dengan sepenuh jiwa. Hanya doa yang bisa kami panjatkan sebagai kado terindah untukmu sayang.

Ya Allah,
jadikan dia anak yang shaleh,
jadikan dia anak yg rendah hati,
jadikan dia anak yg bijaksana,
jadkan dia anak yg penyayang,

Ya Allah,
jauhkan dia dari sifat hasad dan dengki,
jauhkan dia dari sifat riya dan sombong,
jauhkan dia dari sifat pembohong dan munafik,
dan jauhkan dia dari segala penyakit hati yang lain

Ya Allah,
jika ada sifat buruk kami sebagai orang tuanya yang telah dia lihat,
hapuskanlah dari pikirannya..
dan jika ada sifat baik dari kami,
simpankanlah di dalam memorinya sebagai tauladan dalam menjalani hidup

Ya Allah,
mudahkanlah jalan kami dalam mendidiknya
dan mudahkanlah jalannya untuk menjadi seorang insan yang bertakwa
yang selalu berada di jalan-Mu..

Friday, September 30, 2011

Kuserahkan Putriku Padamu (Renungan untuk Para Suami)

Saat pertama kali putri kecil kami terlahir di dunia, dia menjadi simbol kebahagiaan bagi kami, orang tuanya. Bahagia yang tiada tara kami rasakan karenanya. Kami menjaganya siang dan malam, sampai kami melupakan keadaan diri sendiri. Kami sadar, memang seharusnyalah seperti itu kewajiban orang tua.

Kami besarkan dia dengan segenap jiwa dan raga. Kami didik dengan semaksimal ilmu yang kami punya. Dan kami jaga dia dengan penuh kehati-hatian.

Dan waktupun berlalu...

Dia kini telah menjadi sesosok gadis yang cantik. Betapa bangga kami memilikinya. Kami berpikir, betapa cepat waktu berlalu, dan terbersit dalam hati kami untuk tetap menahannnya disini. Bukan bermaksud meletakkan ego kami atas hidupnya, Namun sebagai orang tua, siapa yang dapat berpisah dari anaknya. Putri kesayangannnya.

Tapi,...

Hari ini, akhirnya datang juga. Saat dimana kami harus melihatnya terbalut dalam pakaian cantik, yaitu gaun pengantinnya. Gadis kecil kami telah tumbuh dewasa. Dan sesudah ijab kabul ini, kau lah kini yang menjadi penjaganya. Menggantikan kami. Mari ikatkan tanganmu kepadanya.

Waktu akhirnya memaksa kami berpisah dengannya. Walaupun kau adalah orang yang asing dan baru sebentar dikenalnya, sedangkan kami adalah orang tuanya yang telah mengorbankan semua yang kami punya untuknya. Namun, tak ada sama sekali kemarahan kami atas dirimu, menantuku. Namun ijinkan kami sedikit meluapkan kesedihan atas seorang putri kami yang harus jauh meninggalkan kami, karena harus mengikutimu. Kamipun tak akan protes kepadamu, karena mulai hari ini, dia harus mengutamakan kau diatas kami.

Tolong, jangan beratkan hatinya, karena sebenarnya pun hatinya telah berat untuk meninggalkan kami dan hanya mengabdi kepadamu. Seperti hal nya anak yang ingin berbakti kepada orang tua, pun demikian dengannya. Kami tidak keberatan apabila harus sendiri, tanpa ada gadis kecil kami dulu yang selalu menemani dan menolong kami dimasa tua.

Kami menikahkanmu dengan anak gadis kami dan memberikan kepadamu dengan cuma- cuma, kami hanya memohon untuk dia selalu kau jaga dan kau bahagiakan.

Jangan sakiti hatinya, karena hal itu berarti pula akan menyakiti kami. Dia kami besarkan dengan segenap jiwa raga, untuk menjadi penopang harapan kami dimasa depan, untuk mengangkat kehormatan dan derajat kami. Namun kini kami harus menitipkannya kepadamu. Kami tidaklah keberatan, karena berarti terjagalah kehormatan putri kami.

Jika kau tak berkenan atas kekurangannya, ingatkanlah dia dengan cara yang baik, mohon jangan sakiti dia, sekali lagi, jangan sakiti dia.

Suatu saat dia menangis karena merasa kasihan dengan kami yang mulai menua, namun harus sendiri berdua disini, tanpa ada kehadirannya lagi. Tahukah engkau wahai menantuku, bahwa kau pun memiliki orang tua, pun dengan istrimu ini. Disaat kau perintahkan dia untuk menemani orang tuamu disana, pernahkah kau berpikir betapa luasnya hati istrimu? Dia mengorbankan egonya sendiri untuk tetap berada disamping orang tuamu, menjaga dan merawat mereka, sedang kami tahu betapa sedih dia karena dengan itu berarti orang tuanya sendiri, harus sendiri. Sama sekali tiada keluh kesah darinya tentang semua itu, karena semua adalah untuk menepati kewajibannya kepada Allah.

Dia mementingkan dirimu dan hanya bisa mengirim doa kepada kami dari jauh. Jujur, sedih hati kami saat jauh darinya. Namun apalah daya kami, memang sudah masa seharusnya seperti itu, kau lebih berhak atasnya dari pada kami, orang tuanya sendiri.

Maka hargailah dia yang telah dengan rela mengabdi kepadamu. Maka hiburlah dia yang telah membuat keputusan yang sedemikian sulit. Maka sayangilah dia atas semua pengorbanannya yang hanya demi dirimu. Begitulah cantiknya putri kami, Semoga kau mengetahui betapa berharganya istrimu itu, jika kau menyadari.

(Syahidah/Voa-islam.com)

Tuesday, August 16, 2011

For the Rest of My Life


By: Maher Zain

I praise Allah for sending me you my love
You found me home and sail with me
And I`m here with you
Now let me let you know
You`ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along
And theres a couple words I want to say

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Through days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart
I feel so blessed when I think of you
And I ask Allah to bless all we do
You`re my wife and my friend and my strength
And I pray we`re together eternally
Now I find myself so strong
Everything changed when you came along
And theres a couple word I want to say

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Through days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart now that you`re here
In front of me I strongly feel love
And I have no doubt
And I`m singing loud that I`ll love you eternally

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you.loving you
For the rest of my life
Through days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I know that deep in my heart

#This song dedicate to my beloved husband. 14 August 2011, Happy anniversary 6th. Wish Allah bless us forever.#

Your ordinary Wife, whose love you because Allah,
Nana